![]() |
| Foto : BPBD Aceh Singkil, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta sejumlah relawan langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan nelayan yang hilang |
ACEH SINGKIL | BATANEWS
Sebuah perahu nelayan yang ditumpangi warga Desa Gosong Telaga Timur, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, dilaporkan karam di perairan Aceh Singkil pada Rabu (1/7/2026). Hingga Rabu malam, tim gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap korban.
Menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta sejumlah relawan langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Singkil, Al-Husni, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel beserta armada penyelamat guna mempercepat proses pencarian.
"Tim gabungan dari BPBD, TNI AL, dan Polairud telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian korban dengan menggunakan satu unit speedboat rescue BPBD yang diawaki delapan personel," ujar Al-Husni, Rabu (1/7/2026).
Berdasarkan informasi awal yang diterima, perahu tersebut diduga milik seorang nelayan bernama Zakran yang saat kejadian dikabarkan berada di laut bersama anaknya. Keduanya dilaporkan sempat terombang-ambing setelah perahu yang mereka gunakan mengalami musibah dan diperkirakan berada di sekitar perairan Pulau Birahan, Kabupaten Aceh Singkil.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, kronologi pasti penyebab karamnya perahu tersebut masih belum dapat dipastikan. Tim di lapangan masih fokus melakukan pencarian, sementara informasi mengenai kondisi para korban masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Kontributor BataNews Aceh Singkil terus berupaya menghimpun informasi dari aparat dan tim gabungan yang berada di lokasi. Perkembangan terbaru terkait proses pencarian dan kondisi korban akan diberitakan setelah diperoleh data yang akurat dan telah terverifikasi. [RHM]




