BataNews

Berita Akurat Terpercaya Anti Hoaxs News

  • Jelajahi

    Copyright © BataNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Atas

    Recent in Sports

    Recent in Sports

    Terkini

    Diterjang Puting Beliung, Rumah Warga di Pulau Banyak Barat Rusak Parah

    Rahman Pohan
    Kamis, 02 Juli 2026, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T06:58:54Z
    Pengunjung: 1025
    Foto : Angin puting beliung terjang rumah milik warga di Desa Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat

    ACEH SINGKIL | BATANEWS 

    Sebuah rumah milik warga di Desa Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin puting beliung yang disertai badai pada Rabu (1/7/2026).


    Terjangan angin yang datang secara tiba-tiba dengan kekuatan tinggi mengakibatkan atap rumah milik Alimudin beterbangan. Bahkan, sebagian besar rangka bangunan rumah permanen yang merupakan program bantuan rumah dhuafa tahun 2014 mengalami kerusakan berat hingga bangunan tersebut tidak lagi layak dihuni.


    Salah seorang warga Desa Haloban, Arifman, mengatakan peristiwa itu terjadi pada pagi hari ketika kondisi cuaca mendadak berubah ekstrem.


    "Anginnya datang sangat kencang disertai badai. Atap rumah langsung terangkat dan berterbangan," ujar Arifman kepada wartawan.

     

    Menurutnya, meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang dialami rumah korban tergolong cukup parah. Hampir seluruh bagian atap ambruk, sementara rangka atap berbahan kayu berserakan di sekitar bangunan. Sejumlah bagian dinding bagian atas juga mengalami kerusakan akibat kuatnya hempasan angin.


    "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kondisi rumah mengalami kerusakan yang cukup berat sehingga tidak dapat ditempati sebelum dilakukan perbaikan," tambahnya.


    Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan kepada korban agar proses perbaikan rumah dapat segera dilakukan.


    Masyarakat juga berharap adanya penanganan cepat mengingat rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal keluarga korban yang kini dalam kondisi tidak layak huni akibat bencana tersebut.


    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai besaran kerugian material maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Sementara itu, proses pendataan terhadap dampak kerusakan masih berlangsung.[RHM]

    Komentar

    Tampilkan