ACEH TIMUR | BATANEWS
Seorang konsumen asal Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan dugaan keterlambatan penyerahan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) oleh sebuah showroom Honda di Peureulak yang disebut bernama Cipta Rezeki Bersama.
Konsumen bernama Ardiansah mengaku membeli satu unit sepeda motor Honda secara kontan pada 29 September 2024. Namun hingga hampir satu tahun berlalu, BPKB kendaraan tersebut disebut belum juga diserahkan pihak showroom.
Menurut pengakuannya, dirinya telah beberapa kali mendatangi showroom untuk menanyakan dokumen kendaraan tersebut. Akan tetapi, pihak manajemen disebut menyampaikan bahwa persyaratan pengambilan BPKB dinilai belum memenuhi ketentuan.
Ardiansah mempertanyakan alasan tersebut karena pembelian kendaraan dilakukan secara tunai dan sah sesuai prosedur pembelian kendaraan bermotor.
“Saya beli Honda kontan, kenapa sudah setahun BPKB tidak diberikan. Saya sudah dua kali ke showroom Cipta Rezeki Bersama, tetapi BPKB tidak juga diberikan dengan alasan tidak memenuhi syarat untuk mengambil BPKB,” ujarnya kepada media, Jumat (29/5/2026).
Ia menegaskan, apabila pihak showroom tidak mampu menyerahkan BPKB kendaraan, maka dirinya meminta agar uang pembelian motor dikembalikan sepenuhnya.
“Kalau memang tidak bisa mengeluarkan BPKB, sebaiknya uang saya dikembalikan saja sebesar Rp23 juta lebih. Motor juga saya kembalikan. Karena kami membeli secara sah menurut syariat dan regulasi negara, jadi kami merasa dirugikan jika BPKB tidak diserahkan,” tegasnya.
Kasus ini memunculkan perhatian masyarakat terkait pentingnya kepastian administrasi kendaraan bermotor bagi konsumen, terutama untuk kendaraan yang dibeli secara tunai.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media disebut masih berupaya melakukan konfirmasi kepada manajemen showroom Honda yang dimaksud terkait keluhan tersebut.




