![]() |
| Foto: Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 13.50 WIB di Desa Lawe Loning |
ACEH TENGGARA — BATANEWS
Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM bergerak cepat meninjau langsung lokasi kebakaran rumah warga di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (28/5/2026) siang.
Kehadiran orang nomor satu di Aceh Tenggara itu bersama rombongan pejabat daerah dan provinsi menjadi penguat moril bagi warga yang sedang dilanda musibah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Salim Fakhry didampingi Kadis Sosial Aceh Budi Afrizal, Sekda Aceh Tenggara Yusrizal, Ketua MAA Agara Kasri Selian, Kaban Keuangan Setdakab Aceh Tenggara, Kepala Kesbangpol Aceh Tenggara, Asisten II Setdakab Agara, Ketua TP PKK Agara, Kadis Sosial, serta sejumlah pejabat lainnya.
Di hadapan warga terdampak, Bupati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Ia memastikan bantuan kedaruratan hingga dukungan perbaikan rumah akan segera diberikan setelah proses administrasi rampung.
“Kami memastikan korban dalam kondisi baik agar masyarakat tetap aman. InsyaAllah bantuan kebutuhan dasar segera kami salurkan,” ujar Salim Fakhry.
Selain menyerahkan dukungan moril, Bupati juga meminta masyarakat tetap tabah menghadapi cobaan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah masing-masing.
“Terutama bagi anggota keluarga yang membutuhkan pengawasan khusus,” tambahnya.
Api Berkobar Siang Hari, Warga Panik Berhamburan
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Aceh Tenggara, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Kobaran api yang membesar membuat warga panik dan berteriak meminta bantuan masyarakat sekitar untuk melakukan penanganan awal sebelum petugas tiba.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Aceh Tenggara langsung mengerahkan tujuh unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Petugas Damkar bersama personel TNI, Polri, dan masyarakat berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.56 WIB,” demikian keterangan dalam laporan BPBD Aceh Tenggara.
13 Rumah Terdampak, 39 Jiwa Jadi Korban Musibah
Akibat kebakaran tersebut, sebanyak tujuh unit rumah mengalami rusak berat dan enam unit rumah lainnya rusak ringan. Total terdapat 13 kepala keluarga dengan 39 jiwa terdampak dalam peristiwa itu.
Rumah warga yang mengalami rusak berat masing-masing milik Mamak Sahidin, Sahidin, Manina br Lubis, Joni, Surbakti, Gunawan, dan Limbong.
Sementara rumah warga yang mengalami rusak ringan di antaranya milik Zul Pohan, Juri, Bapak Joni, Sarman Karo-karo, Suratmin, dan Sima.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Selain melakukan pemadaman, petugas BPBD juga melaksanakan kajian cepat, pendataan korban terdampak, monitoring lokasi, serta dokumentasi kejadian.
BPBD Aceh Tenggara turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca panas dan kondisi rumah yang mudah terbakar.











