![]() |
| Foto : Mantan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III Bireuen |
BIREUEN | BATANEWS
Aksi sejumlah pengungsi yang masih bertahan di halaman Kantor Bupati Bireuen menuai sorotan dari berbagai pihak. Mantan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III Bireuen, mempertanyakan keabsahan sebagian tuntutan yang disuarakan, Kamis (26/3/2026).
Menurut Boing, kondisi di lapangan dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan narasi yang berkembang di publik. Ia menyebut, tidak semua pihak yang mengaku sebagai korban terdampak berat benar-benar memenuhi kriteria penerima bantuan.
“Kami menemukan ada yang sudah menerima bantuan, rumahnya masih layak huni, bahkan ada penyewa yang ikut menuntut hunian. Ini harus diluruskan,” tegasnya.
⚖️ Jangan Sampai Korban Riil Terabaikan
Boing menegaskan dirinya tetap mendukung korban banjir yang benar-benar membutuhkan bantuan. Namun, ia mengingatkan bahwa pencampuran antara korban terdampak berat dan pihak yang tidak memenuhi kriteria justru dapat mengganggu proses penanganan.
“Kalau semua mengklaim sebagai korban, yang benar-benar membutuhkan bisa terabaikan. Ini yang berbahaya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan beberapa temuan di lapangan, seperti di Gampong Raya Dagang yang disebut hanya terdapat dua rumah rusak berat dan pemiliknya tidak berada di lokasi pengungsian.
Sementaradi Alue Kuta, pembangunan hunian tetap disebut telah berjalan, dan untuk warga Kapa direncanakan akan ditangani oleh (BNPB).
🚨 Imbauan Agar Tidak Ada yang Menunggangi Situasi
Boing juga menyinggung kemungkinan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan situasi pascabencana untuk kepentingan lain.
“Jangan sampai ada yang menunggangi penderitaan korban banjir untuk kepentingan lain. Ini tidak sehat,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan meminta pengungsi yang tidak terdampak langsung untuk kembali ke rumah masing-masing.
Selainitu, ia juga mengingatkan media agar menyajikan informasi yang telah terverifikasi dengan baik.
“Informasi yang tidak utuh bisa merusak nama daerah. Kita semua punya tanggung jawab menjaga situasi tetap kondusif,” tutupnya.
🔎 Pentingnya Transparansi Data Pascabencana
Situasi ini menjadi pengingat bahwa dalam proses pemulihan pascabencana, transparansi data serta kejujuran kondisi lapangan sangat penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.
✍️ [JH]






