BataNews

Berita Akurat Terpercaya Anti Hoaxs News

  • Jelajahi

    Copyright © BataNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Atas

    Recent in Sports

    Recent in Sports

    Terkini

    Jembatan Kede Jangka Buya Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak Sebelum Makan Korban Lagi

    Selasa, 09 Juni 2026, Juni 09, 2026 WIB Last Updated 2026-06-09T02:25:02Z
    Pengunjung: 1025
    Foto : Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ulim, Jangka Buya dan  Samalanga

    PIDIE JAYA | BATANEWS
    Kondisi Jembatan Kede di Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, kini semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Jembatan yang menjadi urat nadi penghubung masyarakat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Selasa (9/6/2026]

    Jembatan ini merupakan akses utama yang menghubungkan Kecamatan Ulim dengan Samalanga, serta menjadi jalur vital bagi masyarakat dari sejumlah gampong, di antaranya Gampong Jurong Binje, Jurong Teungoh, dan Jurong Ara. Setiap hari, jembatan tersebut dilintasi warga untuk berbagai aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.


    Menurut keterangan warga, kerusakan pada jembatan sudah berlangsung cukup lama. Besi pengaman atau penyangga di sisi kiri dan kanan jembatan dilaporkan telah hilang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

    "Jembatan ini sudah lama rusak dan belum ada perbaikan. Besi pengaman di samping kiri dan kanan sudah tidak ada lagi. Selama ini sudah beberapa orang terjatuh bersama sepeda motornya ke sungai," ujar Mulyadi salah seorang warga setempat.

    Ia menegaskan bahwa masyarakat sangat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan tersebut sebelum kembali menelan korban.

    Warga menilai keberadaan Jembatan Kede Jangka Buya sangat strategis karena menjadi akses penghubung antarwilayah yang mendukung mobilitas ribuan masyarakat setiap harinya. Oleh karena itu, perbaikan jembatan dinilai tidak bisa lagi ditunda.

    Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan dan mengalokasikan anggaran perbaikan agar keselamatan pengguna jalan dapat terjamin serta aktivitas warga tidak terganggu.

    "Jangan sampai jembatan yang menjadi penghubung kehidupan masyarakat ini berubah menjadi ancaman keselamatan akibat lambannya penanganan." demikian harapan warga yang kini menanti tindakan nyata dari pemerintah. [W4N15]
    Komentar

    Tampilkan