BataNews

Berita Akurat Terpercaya Anti Hoaxs News

  • Jelajahi

    Copyright © BataNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Atas

    Recent in Sports

    Recent in Sports

    Terkini

    🚨 Jalan Rusak Puluhan Tahun di Idi Tunong Dikeluhkan Warga, Forum Keuchik Desak Pemerintah Segera Bertindak

    batanews
    Rabu, 10 Juni 2026, Juni 10, 2026 WIB Last Updated 2026-06-10T09:25:18Z
    Pengunjung: 1025

    Foto : Syukri (Kelly), Keuchik Desa Padang Kasah

    ACEH TIMUR | BATANEWS 

    Kondisi jalan yang rusak parah di Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kerusakan yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun itu dinilai tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.


    Keluhan tersebut disampaikan oleh Syukri (Kelly), Keuchik Desa Padang Kasah yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Keuchik Kecamatan Idi Tunong.


    Menurut Kelly, ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat saat ini dipenuhi lubang dan kerusakan di berbagai titik, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.


    “Kondisi jalan di kecamatan kami rusak parah dan sudah puluhan tahun dibiarkan tanpa ada perhatian serius dari pemerintah,” ujarnya.

     

    Kecelakaan Kerap Terjadi

    Selain menghambat aktivitas sehari-hari warga, kondisi jalan yang rusak disebut telah menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas.


    Kelly mengungkapkan bahwa sejumlah insiden kecelakaan terjadi akibat jalan berlubang dan permukaan jalan yang tidak rata. Bahkan, menurutnya, beberapa kecelakaan dilaporkan menimbulkan korban jiwa.


    “Sudah banyak kecelakaan yang terjadi, bahkan ada korban jiwa akibat kondisi jalan yang rusak,” katanya.

     

    Karena itu, para keuchik di Kecamatan Idi Tunong mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Pemerintah Aceh untuk segera memasukkan pembangunan jalan tersebut ke dalam prioritas pembangunan infrastruktur daerah.


    Jalur Vital bagi Ekonomi Masyarakat

    Bagi masyarakat Idi Tunong, jalan tersebut bukan hanya sarana transportasi biasa, melainkan urat nadi perekonomian wilayah.


    Sebagian besar warga menggantungkan mata pencaharian dari sektor pertanian dan perkebunan. Hasil panen dari berbagai desa harus diangkut menuju pusat perdagangan dan ibu kota kabupaten melalui ruas jalan yang kini dalam kondisi memprihatinkan.


    Kerusakan jalan menyebabkan biaya transportasi meningkat, waktu tempuh menjadi lebih lama, serta berpotensi menurunkan nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat.


    “Banyak hasil pertanian dan perkebunan masyarakat yang harus dibawa ke ibu kota kabupaten melalui jalan ini. Jika jalan terus rusak, aktivitas ekonomi warga tentu terganggu,” tambah Kelly.

     

    Warga Menunggu Respons Pemerintah

    Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari maupun Pemerintah Aceh terkait rencana perbaikan ruas jalan yang dikeluhkan masyarakat tersebut.


    Warga berharap pemerintah segera melakukan peninjauan lapangan dan mengalokasikan anggaran perbaikan agar akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman Aceh Timur.


    Infrastruktur dan Kesejahteraan

    Pengamat pembangunan daerah menilai bahwa infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jalan yang baik tidak hanya mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.


    Bagi masyarakat Idi Tunong, harapan mereka sederhana: jalan yang layak dilalui dan perhatian nyata dari pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.


    [ByU]

    Komentar

    Tampilkan