BataNews

Berita Akurat Terpercaya Anti Hoaxs News

  • Jelajahi

    Copyright © BataNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Atas

    Recent in Sports

    Recent in Sports

    Terkini

    Di Tengah Perawatan di RSUD Aceh Singkil, Pasangan Suami Istri Mantapkan Pilihan Memeluk Islam

    Rahman Pohan
    Selasa, 30 Juni 2026, Juni 30, 2026 WIB Last Updated 2026-06-30T14:01:34Z
    Pengunjung: 1025
    Foto : Ketua Baitul Mal Aceh Singkil, Dr. H. Muhammad Saripuddin, M.A., pandu pasangan Prosesi syahadat memeluk agama Islam

    Aceh Singkil | BATANEWS 

    Sebuah momen yang menyentuh terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil ketika sepasang suami istri memutuskan memeluk agama Islam di tengah proses perawatan kesehatan yang sedang dijalani. Keputusan tersebut diikrarkan melalui pengucapan dua kalimat syahadat pada Jumat, 26 Juni 2026, di hadapan tokoh agama, keluarga, serta tenaga kesehatan yang bertugas.


    Pasangan tersebut adalah Pilipus Marbun bin Maramin Marbun dan istrinya, Tiasa Tumanggor binti Jawab Tumanggor. Prosesi syahadat dipandu oleh Ketua Baitul Mal Aceh Singkil, Dr. H. Muhammad Saripuddin, M.A., dalam suasana yang berlangsung khidmat di lingkungan rumah sakit.


    Perjalanan yang mengantarkan pasangan itu pada keputusan tersebut berawal ketika Tiasa harus menjalani perawatan intensif di RSUD Aceh Singkil akibat penyakit kulit yang dipicu reaksi alergi terhadap obat. Sebelumnya, ia telah menjalani pengobatan selama kurang lebih satu bulan di wilayah Tapanuli Tengah. Namun, kondisi kesehatannya belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan sehingga dirujuk untuk mendapatkan penanganan lanjutan.


    Selama menjalani masa perawatan, Tiasa tidak pernah sendirian. Suaminya, Pilipus Marbun, setia mendampingi di ruang perawatan, memberikan dukungan moril sekaligus menemani setiap tahapan pengobatan yang dijalani istrinya.


    Putri mereka, Mewah Marbun, juga turut berada di sisi sang ibu. Berdasarkan keterangan keluarga, Mewah telah memeluk agama Islam sekitar tiga tahun sebelumnya. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan emosional yang diterima pasangan tersebut selama berada di rumah sakit.


    Tidak hanya keluarga inti, sejumlah kerabat dan saudara yang mayoritas beragama Islam juga silih berganti datang menjenguk. Mereka memberikan semangat, doa, serta dukungan kepada pasangan tersebut selama proses pemulihan berlangsung.


    Menurut keterangan keluarga, interaksi yang intens dengan sanak saudara serta suasana kebersamaan selama menjalani perawatan menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang akhirnya mengantarkan Pilipus dan Tiasa pada keputusan untuk memeluk agama Islam. Keputusan itu, menurut mereka, diambil atas kesadaran dan kehendak pribadi tanpa adanya paksaan.


    Prosesi pengucapan syahadat dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, di RSUD Aceh Singkil. Selain dipandu oleh Ketua Baitul Mal Aceh Singkil, acara tersebut turut disaksikan oleh H. Bungaran Tumanggor, S.E., Camat Danau Paris, Ustadz Maruli Tumangger, M.Ag., anggota keluarga, serta sejumlah tenaga kesehatan dan perawat yang sedang bertugas.


    Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, pasangan tersebut memilih menggunakan nama baru sebagai identitas keislaman mereka. Pilipus Marbun berganti nama menjadi Muhammad Hijrah Marbun, sedangkan Tiasa Tumanggor memilih nama Aisyah Tumanggor.


    Bagi umat Islam, perpindahan keyakinan merupakan bagian dari perjalanan spiritual yang bersifat pribadi. Hidayah dipahami sebagai anugerah dari Allah SWT yang diyakini dapat hadir melalui berbagai peristiwa dalam kehidupan. Sementara itu, dari sisi sosial, keputusan pasangan tersebut mendapat dukungan dari keluarga yang hadir mendampingi prosesi tersebut.


    Peristiwa ini menjadi salah satu kisah kemanusiaan yang menunjukkan bagaimana pengalaman hidup, dukungan keluarga, dan refleksi pribadi dapat menjadi bagian dari perjalanan seseorang dalam menentukan pilihan keyakinannya. Di sisi lain, penghormatan terhadap kebebasan beragama dan hak setiap individu dalam menentukan keyakinan tetap menjadi prinsip yang dijamin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.[RHM]

    Komentar

    Tampilkan