BataNews

Berita Akurat Terpercaya Anti Hoaxs News

  • Jelajahi

    Copyright © BataNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Atas

    Recent in Sports

    Recent in Sports

    Terkini

    Madrasah Al Washliyah Langsa Kembali Disatroni Maling, Fasilitas Belajar Siswa Ikut Raib

    Faisal
    Rabu, 01 April 2026, April 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T16:52:19Z
    Pengunjung: 1025
    LANGSA | BATANEWS 
    Di tengah perjuangan bangkit setelah musibah banjir yang melanda pada tahun 2025 lalu, Madrasah Terpadu MTs dan MA Al Washliyah Langsa kembali harus menghadapi cobaan berat. Lembaga pendidikan yang menjadi tempat menimba ilmu bagi banyak generasi muda ini kembali menjadi sasaran pencurian.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam, 27 Maret 2026, di lingkungan madrasah yang berlokasi di Jalan Ghazali No. 4, Gampong Blang Seunibong, Kecamatan Langsa Kota.

    Para pelaku diduga menjalankan aksinya pada tengah malam. Mereka menggasak instalasi kabel listrik di enam ruang kelas, membobol ruang kepala madrasah dan mushalla, serta membawa kabur perangkat komputer yang selama ini digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar.

    Tidak hanya itu, satu lusin piring batu yang ada di madrasah juga ikut dibawa lari. Bahkan mesin pompa air merek Sanyo turut dirusak karena pelaku mengupas kabelnya untuk diambil tembaganya.

    Akibat kejadian ini, pihak madrasah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp30 juta.

    Pihak madrasah menduga pelaku masuk dengan cara merusak kunci pagar depan, lalu masuk melalui jendela yang dirusak, sebelum akhirnya naik ke bagian atap untuk mengambil kabel instalasi listrik.

    Ironisnya, kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Dalam rentang Februari hingga Maret 2026, tercatat sudah tiga kali penyusupan terjadi di lingkungan madrasah. Bahkan pada tahun 2022, madrasah ini juga pernah mengalami pencurian yang mengakibatkan sejumlah aset pendidikan hilang.

    Kepala MTsS Al Washliyah Langsa, Ramadhan, S.Pd, menyampaikan rasa sedih dan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

    “Kami sangat menyayangkan kejadian ini terus berulang. Madrasah ini adalah tempat anak-anak belajar, tempat mereka menyiapkan masa depan. Sangat menyedihkan ketika fasilitas yang seharusnya digunakan untuk pendidikan justru hilang karena tindakan yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa madrasah hingga saat ini masih berjuang memperbaiki fasilitas setelah banjir besar tahun 2025, yang merusak banyak perlengkapan belajar dan mobilier kelas.

    Kejadian ini telah dilaporkan ke Polres Langsa pada Selasa, 31 Maret 2026 dengan nomor laporan:
    LP/B/197/III/2026/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH.

    Pihak madrasah berharap kejadian ini menjadi yang terakhir. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat Gampong Blang Seunibong untuk bersama-sama menjaga lingkungan madrasah.

    Sebab madrasah bukan sekadar bangunan sekolah, tetapi tempat lahirnya harapan dan masa depan anak-anak kita. ( FsL) 
    Komentar

    Tampilkan