BataNews

Berita Akurat Terpercaya Anti Hoaxs News

  • Jelajahi

    Copyright © BataNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Atas

    Recent in Sports

    Recent in Sports

    Terkini

    "Hadirkan Kajari Sebagai Pemateri, IAIN Langsa Perluas Wawasan Dan Kompetensi Mahasiswa"

    Arman SP
    Kamis, 16 April 2026, April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T10:41:18Z
    Pengunjung: 1025
    Foto : Kegiatan Academic Discussion Forum (ADF) bertajuk “Easy Way to Speak English”.

    LANGSA | BATANEWS
    Suasana berbeda terasa di Aula Barat IAIN Langsa, Rabu (15/04/2026). Bukan dosen bahasa, melainkan Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Adi Tyogunawan, SH., MH., yang tampil sebagai pemateri dalam Academic Discussion Forum (ADF) bertajuk “Easy Way to Speak English”.

    Kehadiran Kajari Langsa dalam forum akademik ini langsung mencuri perhatian mahasiswa. Sosok penegak hukum tersebut berbagi pengalaman sekaligus strategi praktis dalam menguasai bahasa Inggris, yang menurutnya menjadi keterampilan penting di berbagai bidang, termasuk dunia hukum.

    Kegiatan yang diinisiasi oleh lembaga bahasa IAIN Langsa ini dikoordinatori oleh Cut Intan Mutia sebagai PIC, sekaligus menjadi ADF perdana yang digelar di kampus tersebut. Mengusung konsep interaktif dan aplikatif, forum ini disambut dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang memadati ruangan.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, dalam sambutannya menegaskan bahwa ADF merupakan langkah awal dalam menghadirkan ruang pengembangan kapasitas mahasiswa secara berkelanjutan.

    “Menarik sekali hari ini, yang mengajarkan bahasa Inggris adalah Kepala Kejaksaan Negeri. Ini menunjukkan bahwa belajar tidak mengenal batas profesi. Kami berharap mahasiswa dapat terus mengikuti kegiatan seperti ini ke depannya,” ujarnya.

    Dalam pemaparannya, Adi Tyogunawan menekankan bahwa kemampuan bahasa Inggris bukan hanya pelengkap, melainkan kebutuhan penting dalam menunjang profesionalitas, termasuk dalam diskusi dan representasi di tingkat yang lebih luas.

    Ia juga membagikan kisah pribadinya yang tidak berasal dari latar belakang pendidikan bahasa Inggris. Dengan metode belajar mandiri, seperti mengikuti kursus, mencatat, dan merangkum materi, ia mampu mengembangkan kemampuannya secara konsisten.

    “Saya bukan dari latar belakang bahasa Inggris. Saya belajar dengan mencatat dan menyimpulkan materi. Tidak mungkin kita mengingat semuanya, maka menulis menjadi hal penting,” ungkapnya.

    Selain itu, ia mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan metode sederhana seperti menonton, mendengar, dan membaca sebagai cara efektif dalam belajar, serta pentingnya manajemen waktu dalam proses tersebut.

    Adi juga menjelaskan bahwa tantangan utama dalam belajar bahasa Inggris terletak pada perbedaan struktur dengan bahasa Indonesia. Karena itu, mahasiswa disarankan untuk fokus pada aspek-aspek inti, yaitu grammar, pronunciation, pemahaman verb dan non-verb, serta vocabulary, yang harus dilatih secara konsisten melalui praktik.

    Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, termasuk ketika mahasiswa berbagi pengalaman dalam mempelajari bahasa Arab. Menanggapi hal tersebut, Adi memberikan motivasi agar mahasiswa tetap percaya diri.

    “Jangan merasa rendah diri, karena setiap orang punya kelebihan. Namun, jika memiliki kelebihan, jangan sombong. Semua ini adalah pemberian Allah,” pesannya.

    Di akhir sesi, Adi menegaskan pentingnya berbagi ilmu serta urgensi penguasaan bahasa Inggris dalam berbagai seleksi profesi di masa depan.

    Melalui penyelenggaraan ADF ini, IAIN Langsa kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga inspiratif, guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global. ( AR)
    Komentar

    Tampilkan