![]() |
| Foto : Kegiatan pascabencana dilaksanakan pelayanan kesehatan terpadu oleh Tim Puskesmas Perawatan Pining |
GAYO LUES | BATANEWS
Tim Puskesmas Perawatan Pining melaksanakan pelayanan kesehatan terpadu di wilayah terdampak pascabencana pada Rabu, 4 Februari 2026, dengan lokasi kegiatan di SDN 3 Pining dan Balai Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pelayanan kesehatan masyarakat pascabanjir bandang dan kondisi sanitasi lingkungan yang masih belum pulih sepenuhnya.
![]() |
Tim Medis yang Bertugas
Kegiatan dipimpin oleh Hardiono (PIC) bersama tim medis dan kesehatan Puskesmas Pining, terdiri dari dokter, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, gizi, serta apoteker. Tim vaksinasi dipimpin oleh Irawati, A.Md.Keb dan Monika, A.Md.Keb.
Puluhan Kasus Penyakit Ditangani
Dalam kegiatan tersebut, tim Puskesmas Pining menangani berbagai kasus penyakit dengan total 73 pasien, terdiri dari 21 laki-laki dan 30 perempuan, dengan kelompok usia mulai dari bayi hingga lansia.
Jenis penyakit yang paling banyak ditemukan antara lain:
- ISPA (11 orang)
- Cacingan (Ascariasis) (6 orang)
- Febris (6 orang)
- Gangguan afek depresif (7 orang)
- GEA, sciatica, malaise, hingga bronkopneumonia
Selain itu, juga dilakukan pemantauan pasca sirkumsisi terhadap 3 pasien serta pasca operasi sesar (SC) pada 1 pasien.
Pelayanan KIA, Gizi, dan Kesehatan Jiwa
Tim Puskesmas Pining juga memberikan:
- Pelayanan KIA kepada 9 orang, terdiri dari 7 ibu hamil, 1 ibu nifas, dan 1 peserta KB
- Pelayanan gizi kepada 21 orang, dengan sasaran utama bayi dan balita
- Pelayanan kesehatan jiwa kepada 7 orang, disertai psikoterapi
Untuk anak-anak, tim turut melaksanakan play therapy bagi 42 anak sebagai bagian dari pemulihan psikososial.
Layanan Imunisasi Tambahan Pascabencana
Dalam kegiatan imunisasi tambahan di lokasi terdampak bencana, tim vaksinator mencatat:
- Anak usia 9–59 bulan: 4 orang, seluruhnya mendapat imunisasi MR
- Anak usia 5–15 tahun: 44 orang, seluruhnya mendapat imunisasi MR
Total vaksin yang digunakan:
- 5 vial vaksin MR
- 48 ADS 0,5 ml
- 5 ADS 5 ml
Tidak ditemukan kasus atau suspek campak selama kegiatan berlangsung.
Survei Sanitasi Air Bersih
Tim juga melakukan survei sanitasi air bersih dan klinik sanitasi, dengan temuan utama:
- Air bersih keruh dan berlumpur, bersumber dari gunung
- Sebagian warga menggunakan air tersebut langsung untuk minum dan memasak
- Masih banyak warga tidak memiliki jamban dan BAB di sungai
- Ditemukan kebocoran pipa distribusi air bersih
- Debit air tidak mencukupi pascahujan
Kendala di Lapangan
Beberapa kendala yang dihadapi selama kegiatan antara lain:
- Akses lokasi sulit, harus menggunakan kendaraan 4x4
- Keterbatasan obat-obatan
- Tidak tersedianya alat cek GDS, kolesterol, dan asam urat
- Tidak tersedia zinc dan probiotik untuk GEA anak
- Peralatan sanitation kit puskesmas mengalami kerusakan
Upaya dan Tindak Lanjut
Sebagai langkah penanganan, tim telah melakukan:
- Koordinasi lintas sektor untuk mobilisasi
- Edukasi pengolahan air bersih yang higienis
- Penyuluhan PHBS dan CTPS di sekolah
- Pelaporan kebocoran pipa air ke pihak terkait
- Edukasi agar air dimasak sebelum dikonsumsi
Rencana Kegiatan Selanjutnya
Ke depan, Puskesmas Pining merencanakan:
- Pelayanan kesehatan ke Desa Pertik
- Pelayanan ke dua desa terisolir, Desa Lesten dan Pasir Putih, meski masih terkendala sarana transportasi
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Puskesmas Pining dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan terdampak bencana.
✍️ [JH]








